Archive for Juli 2013

AUDIT INVESTIGATIF


TUJUAN INVESTIGASI

  1. Memberhentikan manajemen
  2. Memeriksa, mengumpulkan, menilai cukup dan relevannya bukti
  3. Melindungi reputasi karyawan yang tidak bersalah
  4. Menemukan dan mengamankan dokumen yang relevan untuk investigasi
  5. Menemukan asset yang digelapkan dan mengupayakan pemulihan dari kerugian yang terjadi
  6. Memastikan bahwa semua orang, mengerti kerangka acuan dari investigasi tersebut, harapannya adalah bahwa mereka bersedia bersikap kooperatif dalam investigasi itu.
  7. Memastikan bahwa kejahatan tidak bisa lolos dari perbuatannya.
  8. Menyapu bersih semua karyawan pelaku kejahatan.
  9. Memastikan bahwa perusahaan tidak lagi menjadi sasaran penjarahan.
  10. Menentukan bagaimana investigasi akan dilanjutkan.
  11. Melaksanakan investigasi sesuai standar, sesuai dengan peraturan perusahaan, sesuai dengan buku pedoman.
  12. Menyediakan laporan kemajuan secara teratur untuk membantu pengambilan keputusan mengenai investigasi di tahap berikutnya.
  13. Memastikan pelakunya tidak melarikan diri atau menghilang sebelum tindak lanjut yang tepat diambil.
  14. Mengumpulkan cukup bukti yang dapat diterima pengadilan, dengan sumber daya dan terhentinya kegiatan perusahaan seminimal mungkin.
  15. Memperoleh gambaran yang wajar tentang kecurangan yang terjadi dan membuat keputusan yang tepat mengenai tindakan yang harus diambil.
  16. Mendalami tuduhan untuk menanggapinya secara tepat.
  17. Memastikan hubungan dan suasana kerja tetap baik.
  18. Melindungi nama baik perusahaan atau lembaga.
  19. Mengikuti seluruh kewajiban hukum dan mematuhi semua ketentuan mengenai due diligence dan klaim kepada pihak ketiga.
  20. Melaksanakan investigasi dan koridor kode etik.
  21. Menentukan siapa pelaku dan mengumpulkan bukti mengenai niatnya.
  22. Mengumpulkan bukti yang cukup untuk menindak pelaku dalam perbuatan yang tidak terpuji.
  23. Mengidentifikasi praktek manajemen yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau perilaku yang melalaikan tanggung jawab.
  24. Mempertahankan kerahasiaan dan memastikan bahwa perusahaan atau lembaga ini tidak terperangkap dalam ancaman tuntutan pencemaran nama baik.
  25. Mengidentifikasi saksi yang melihat atau mengetahui terjadinya kecurangan dan memastikan bahwa mereka memberikan bukti yang mendukung tuduhan atau dakwaan terhadap sipelaku.
  26. Memberikan rekomendasi mengenai bagaimana mengelola resiko terjadinya kecurangan ini dengan tepat.

INVESTIGASI

AKSIOMA DALAM INVESTIGASI
Aksioma adalah asumsi dasar yang begitu gamblangnya sehingga tidak memerlukan pembuktian mengenai kebenarannya.
AKSIOMA
  1. Fraud selalu tersembunyi.
  2. Pembuktian fraud selalu timbal balik.
  3. Hanya pengadilan yang menetapkan bahwa fraud memang terjadi.
FRAUD SELALU TERSEMBUNYI
Fraud mengandung tipuan  (yang terlihat di permukaan bukanlah yang sebenarnya terjadi atau berlangsung).
PEMBUKTIAN FRAUD SELALU TIMBAL BALIK
Proof of fraud must preclude any explanation other than guilt. Pembuktian fraud  harus mengabaikan setiap penjelasan, kecuali pengakuan kesalahan.
HANYA PENGADILAN YANG MENETAPKAN FRAUD


INVESTIGASI DENGAN TEKNIK AUDIT
Jenis bukti audit
}  Memeriksa secara fisik
}  Menerima konfirmasi
}  Memeriksa dokumen
}  Review analitikal
}  Meminta informasi lisan atau tertulis dari auditan
}  Menghitung kembali
}  Mengamati
Kunci keberhasilan
}  Mengerti dengan baik persoalan yang akan dipecahkan
}  Kuasai dengan baik teknik-teknik investigasi
}  Cermat dalam menerapkan teknik yang dipilih
}  Cermat dalam menarik kesimpulan

PELAKSANAAN AUDIT INVESTIGASI

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA
Ò  Perolehan bukti dokumen
Ò  Jenis bukti/dokumen
Ò  Cara memperoleh bukti berbasis dokumen
Ò  Mendokumentasikan hasil analisis dokumen
Perolehan Bukti Dokumen
Ò  Mendapatkan dokumen asli dan langsung mengcopynya
Ò  Tidak menyentuh, menambah atau merubah dokumen asli tanpa alasan kuat
Ò  Menyiapkan sistem penyimpanan untuk dokumen
Jenis Bukti/Dokumen
Ò  Bukti langsung (direct evidence)
Ò  Bukti tidak langsung (undirect evidence)
Cara Memperoleh Bukti Berbasis Dokumen
Ò  Peminjaman barang bukti
Ò  Memperoleh foto copy dokumen
Ò  Memperoleh dokumen
Ò  Permintaan data tambahan dari pihak ketiga
Ò  Upaya-upaya lainnya
Mendokumentasikan Hasil Analisis Dokumen
Ò  Adanya pemisahan dokumen untuk tiap transaksi/kejadian
Ò  Ada dokumen kunci di dalam arsip dokumen penting yang relevan
Ò  Adanya suatu data base terutama untuk kegiatan audit yang melibatkan banyak bukti
Penerapan teknik audit investigatif
Ò  Inspeksi
Ò  Observasi
Ò  Pengajuan pertanyaan
Ò  Konfirmasi
Melakukan observasi dan pengujian fisik
Ò  Wawancara
Ò  Mereview laporan yang dapat menjadi rujukan
Ò  Berbagai jenis analisis terhadap dokumen/data
Ò  Pengujian teknis atas suatu obyek
Ò  Audit fisik
Ò  Perhitungan
Ò  Observasi
Ò  Konfirmasi
Mendokumentasikan hasil observasi dan pengujian fisik
Ò  Disimpan dalam arsip tersendiri
Ò  Pemisahan dokumen atau bukti untuk tiap kejadian hasil observasi dan pengujian fisik
Melakukan wawancara
Ò  Merencanakan wawancara
Ò  Karakteristik wawancara
Ò  Persiapan wawancara
Ò  Wawancara yang baik
Ò  Pihak-pihak terkait yang diwawancarai
Penandatanganan berita acara
Ò  Yang diwawancarai menandatangani Berita Acara Permintaan Keterangan
Pendokumentasian dan evaluasi kecukupan bukti
Ò  Gambaran kasus
Ò  Siapa yang dirugikan
Ò  Kapan, dimana dan apa tuntutannya
Ò  Kegiatan yang di investigasi
Menilai Kecukupan Bukti
Ò  Bukti yang diperoleh dari pihak independen
Ò  Semakin efektif SPI, semakin besar jaminan yang diberikan oleh bukti tersebut
Ò  Pengetahuan auditor secara pribadi dan  langsung
Menetapkan jenis penyimpangan dan kerugian negara
Ò  Menentukan besarnya uang pengganti
Ò  Sebagai salah satu acuan bagi penegak hukum untuk melakukan penuntutan
Ò  Kasus perdata hanya diselesaikan secara perdata
Konsultasi Dengan Penegak Hukum

Ò  Hasil konsultasi dengan penegak hukum ditindaklanjuti menjadi laporan final
Sabtu, 06 Juli 2013
Posted by dhin thea

advertise

Popular Post

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Blog Akuntansi - Metrominimalist - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -